ALAT
MUSIK TIUP
Alat
musik tiup dibagi menjadi dua kategori utama:
*
Alat musik tiup kayu (woodwind instrument)
*
Alat musik tiup logam (brasswind instrument)
Berikut
adalah beberapa macam alat musik tiup modern :
1.
Klarinet
Dua
klarinet sopran: klarinet Bb (atas) dan klarinet A (bawah, tanpa
mouthpiece).
2.
Obo
Obo
adalah alat musik double reed jenis woodwind. Ia adalah keturunan dari shawm.
Kata "obo" berasal dari bahasa Perancis hautbois, berarti "high
wood". Alat musik ini kadang-kadang masih disebut hautboy dalam bahasa
Inggris. Seorang musikus yang memainkan obo disebut obois.
Dibandingkan
dengan instrumen woodwind lainnya, obo memiliki suara yang jernih dan
melengking. Suara obo dapat terdengar jelas dalam ansambel yang besar sehingga
suaranya dapat dengan mudah didengar ketika tuning. Orkestra biasanya melakukan
tuning dengan mendengarkan suara obo memainkan A concert (biasanya A440, tapi
terkadang lebih tinggi). Obo di-pitch di C concert.
3.
Saksofon
Alat
musik tiup Saksofon adalah instrumen tergolong dalam keluarga woodwind. Benda
logam adalah bahan untuk membuat Saksofon. Pada umumnya, Saksofon dihubungkan
dengan popular music, big band music dan jazz, padahal dulu dipakai sebagai
instrumen orkestra dan band militer.
Saksofon
terbagi tiga:
–
Curved Bell Soprano Saxophone
–
Soprano Saxophone
–
Alto Saxophone
4.
Flute
Flute
adalah instrumen musik dari keluarga woodwind. Suara flute berkarakter lembut
dan dapat dikombinasikan dengan instrumen lainnya dengan baik. Flute modern
untuk profesional umumnya terbuat dari perak, emas atau kombinasi keduanya.
Sedangkan flute untuk student umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam yang
dilapisi perak.
Flute
concert standar di-pitch di C dan mempunyai jangkauan nada 3 oktaf dimulai dari
middle C. Akan tetapi, pada beberapa flute untuk profesional ada key tambahan
untuk mencapai nada B di bawah middle C. Ini berarti flute merupakan salah satu
instrumen orkestra yang tinggi, hanya piccolo yang lebih tinggi lagi dari
flute. Piccolo adalah flute kecil yang di-pitch satu oktaf lebih tinggi dari
flute concert standar. Piccolo juga umumnya digunakan dalam orkestra.
5.
Terompet
Terompet
adalah alat musik tiup logam. Terletak pada jajaran tertinggi di antara tuba,
eufonium, trombon, sousafon, French horn, dan Bariton. Terompet di-pitch di Bb.
Terompet
hanya memiliki tiga tombol, dan pemain trompet harus menyesuaikan embouchure
untuk mendapatkan nada yang berbeda.
Jenis
yang paling umum adalah trompet Bb, tapi trompet C, D, Eb, E, F, G dan A juga
dapat ditemukan. Trompet C paling umum dipakai dalam orkestra Amerika, dengan
bentuknya yang lebih kecil memberikan suara yang lebih cerah, dan hidup
dibandingkan dengan trompet Bb.
6.
Trombon
Trombon
adalah alat musik tiup logam. Seperti pada alat musik tiup logam lainnya, suara
dihasilkan dengan menggetarkan bibir.
Kata
trombon diambil dari bahasa Itali tromba (terompet) dan -one (akhiran yang
berarti besar), maka secara bahasa tulis arti trombon adalah "terompet
besar". Karena memang secara ukuran trombon lebih besar daripada terompet.
Pemain trombon disebut trombonis.
7.
Harmonika
Harmonika
adalah sebuah alat musik yang paling mudah dimainkan. Hanya tinggal meniup dan
menghisapnya, maka harmonika akan mengeluarkan suara yang cukup bagus.
Harmonika berasal dari alat musik tradisional China yang bernama 'Sheng' yang
telah digunakan kira-kira 5000 tahun yang lalu sejak kekaisaran Nyu-kwa.
Harmonika
modern ditemukan pada tahun 1821 oleh Christian Friedrich Buschmann. Sebuah
instrumen musik tiup sederhana yang terdiri dari plat-plat getar dari logam
yang disusun secara horizontal dengan desain yang kurang baik dan hanya
menyediakan nada tiup kromatis.
Desain
awal dari Buschmann akhirnya banyak ditiru dan dimodifikasi menjadi lebih baik.
Salah satu contohnya adalah harmonika buatan Richter yang merupakan desain awal
dari sebuah harmonika modern. Pada tahun 1826 ia mengembangkan variasi
harmonika dengan 10 lubang tetap dan 20 pelat getar dengan pemisahan fungsi
pelat yang ditiup dan yang dihisap. Pada akhirnya, nada yang dibuat oleh
Richter disebut sebagai nada diatonis dan merupakan nada standard harmonika.
8. Bassoon
Bassoon termasuk keluarga dari kelompok instrumen woodwind.
Bassoon memiliki suara terendah dari instrumen woodwind yang lain.
9. Tuba
Tuba adalah salah satu jenis alat musik tiup yang terbuat
dari logam.
Alat Musik Tiup Tradisional Indonesia
1. Tahuri
Tahuri adalah terompet dari kima atau kerang
raksasa. Alat musik ini berasal dari Provinsi Maluku, khususnya daerah
pesisir. Untuk membuat tahuri, kerang dicuci hingga bersih. Setelah itu, kerang
dilubangi dengan bor. Untuk mendapatkan nada tertentu, tergantung dari besar
kecilnya lubang yang dibuat dan besar kecilnya kerang yang digunakan. Kerang
kecil akan menghasilkan nada tinggi atau nyaring. Sementara kerang besar akan
menghasilkan nada rendah.
2. Serunai
Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah nama alat
musik tiup yang dikenal di Indonesia sebagai alat musik tradisional masyarakat
Minang. Bagian unik dari serunai adalah ujungnya yang mengembang, berfungsi
untuk memperbesar volume suara.
3. Saluang
Saluang adalah alat musik tradisional khas Minangkabau, Sumatera Barat. Yang mana alat musik tiup ini terbuat dari bambu tipis atau talang. Orang Minangkabau percaya bahwa bahan yang paling bagus untuk dibuat saluang berasal dari talang untuk jemuran kain atau talang yang ditemukan hanyut di sungai. Alat ini termasuk dari golongan alat musik suling, tapi lebih sederhana pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan empat lubang.
4. Kinu
Kinu adalah jenis alat musik tiup yang berasal dari pulau Rote Nusa Tenggara Timur
5. Foy Doa
Foy Doa merupakan suling berganda yang berasal dari daerah
Ngada, Flores, NTT yang terbuat dari Buluh atau bambu kecil yang bergandeng dua
atau lebih. Mungkin musik ini bisanya digunakan oleh para pemuda-mudi dalam
permainan rakyat di malam hari dengan membentuk lingkaran.
6. Foi Mere
6. Foi Mere
Adalah sejenis alat
musik tiup yang berasal dari pulau Flores
7. Triton
Triton merupakan alat musik yang cara penggunaannya yaitu dengan ditiup. Alat musik tradisional ini berasal dari Papua. Alat musik ini tersebar di pesisir pantai yang ada di Papua dan digunakan sebagai alat komunikasi dan sebagai alat panggil kepada orang lain.
8. Pereret Pengasih-Asih
Pereret Pengasih-asih merupakan alat musik tradisional yang
berasal dari Jembrana Bali. Alat musik tersebut mirip dengan alat musik
terompet, namun terbuat dari kayu yang dibentuk sedemikian rupa yang akhirnya
mengeluarkan bunyi-bunyian seperti terompet.
9. Rinding
Rinding adalah Alat Musik tradisional yang berasal dari daerah Gunungkidul, yaitu sebuah alat musik tiup berbahan dasar bambu berbentuk pipih persegi panjang. Di salah satu ujung sisi lebar, dibentuk pengait yang ditalikan dengan tali kenur. Kemudian dipermukaannya dibuat lubang berbentuk cawang. Lubang inilah yang nantinya akan menghasilkan bunyi.
10. Seruling
Seruling atau suling adalah alat musik tiup yang memiliki
suara yang lembut dan dapat dipadukan dengan alat musik lainnya. Alat ini
terbuat dari tumbuhan bambu.
ALAT MUSIK GESEK
1. Biola
Alat
musik gesek pertama yang tentu sudah tidak asing lagi bagi kita adalah biola.
Biola merupakan alat musik modern yang lazim dimainkan dalam pertunjukan musik
orkestra, jazz, pop, dan musik melayu. Alat musik ini memiliki 4 dawai yang
diatur sedemikian rupa sehingga memiliki interval nada yang sempurna ketika
digesek. Para pemain biola umumnya adalah wanita. Mereka dikenal dengan sebutan
violinist.
2.
Contre Bass atau Double Bass
Contre
bass atau double bass adalah biola berukuran besar yang pada umumnya dimainkan
pada pertunjukan musik jazz, orkestra, musik bluegrass, country, dan musik
rockabilly. Sesuai dengan namanya, alat musik gesek satu ini juga menghasilkan
nada-nada rendah saat dimainkan. Selain digesek, ia kadang kali juga dibunyikan
dengan cara dipetik. Di Indonesia, alat musik satu ini memang tidak begitu
dikenal, namun di negara-negara Latin dan Eropa, ia selalu dimainkan mengiringi
setiap pertunjukan musik.3. Viola
Viola adalah alat musik yang
termasuk dalam keluarga biola. Banyak orang yang menganggap viola sama dengan
biola. Namun keduanya sebetulnya berbeda. Perbedaan tersebut terletak pada
ukuran dan nada yang dihasilkan. Viola umumnya berukuran lebih kecil dan
menghasilkan nada yang lebih berat (rendah) dibandingkan dengan alat musik
biola.
4.
Cello
Cello
atau Violoncello juga merupakan alat musik yang masuk dalam keluarga biola. Ia
berukuran lebih kecil dibandingkan double bass namun lebih besar dibandingkan
biola. Alat musik ini merupakan instrumen yang wajib ada dalam pertunjukan
musik klasik Eropa. Sedangkan di Indonesia, ia kurang begitu dikenal karena
memang tidak biasa dimainkan dalam pagelaran musik tanah air.
5.
Rebab
Rebab
merupakan contoh alat musik gesek tradisional yang berasal dari jazirah Arab.
Alat musik satu ini umumnya akan hadir dalam pertunjukan seni musik Betawi atau
gambang kromong serta pertunjukan-pertunjukan kesenian khas Jawa sebagai
pelengkap iringan gamelan.
6.
Tarawangsa
Tarawangsa adalah salah satu alat musik tradisional Jawa
Barat. Alat ini memiliki dua dawai yang terbuat dari kawat baja atau
besi.
7. Tehyan
Tehyan
adalah alat musik gesek tradisional dari Jakarta.
8. Arababu
Arababu adalah alat musik tradisioal Maluku yang dimainkan
lewat cara digesek. Alat musik ini cuma mempunyai satu senar, tak seperti Rebab
yang biasanya mempunyai 2 senar. Diluar itu, alat musik ini mempunyai batang
pegang dari bambu serta tabung resonansi dari 1/2 sisi tempurung kelapa. Untuk
nada, tentu tak kalah merdu dengan rebab, cuma saja dalam ukuran bentuk alat
musik ini terlihat lebih kecil. Alat gesek pada intinya sama juga dengan Rebab
yang berupa busur serta bersenar 1, cuma untuk besarnya sesuaikan ukuran
Arababu yang lebih kecil.
9. Haegeum
Haegeum adalah jenis alat musik gesek tradisional yang
berasal dari Korea. Haegeum adalah jenis rebab yang diadaptasikan dari rebab
Cina. Dengan bentuk yang unik, sebuah silinder di bagian bawah dengan bagian
leher yang jenjang, haegeum memiliki dua buah senar yang dimainkan dengan cara
menggeseknya menggunakan busur. Karena bentuknya yang seperti ini, haegeum
dimainkan dengan meletakkannya di pangkuan si pemain, berbeda dengan biola atau
viola yang dimainkan dengan seolah-olah memanggul alat musik tersebut.
Dimainkan dengan cara digesek, haegeum menghasilkan nada yang sambung
menyambung, memberikan kombinasi yang apik dengan instrumen petik seperti
gayageum dan geomungo.
10. Erhu
Erhu
adalah salah satu alat musik gesek tradisional Tiongkok. Asal usulnya dapat
dilacak sampai zaman Dinasti Tang pada abad ke-7 sampai abad ke-10 Masehi. Pada
masa itu, erhu populer di antara rakyat etnis-etnis minoritas yang bermukim di
bagian barat laut Tiongkok. Dalam perkembangannya selama seribu tahun
yang lalu, erhu selalu merupakan alat musik utama dalam pertunjukan opera
tradisional Tiongkok.
Erhu berstruktur yang sederhana dengan panjangnya hanya 80
sentimeter, mempunyai dua dawai. Dalam pertunjukan, pemusik memegang erhu
dengan tangan kiri, sedang tangan kanannya memegang penggesek. Musik yang
dimainkan erhu sangat ekspresif, dan sering dijuluki sebagai "biola ala
Tiongkok"
11. Yangqin
Yangqin
adalah alat musik gesek dan pukul Tiongkok. Suaranya nyaring dan mempunyai daya
ekspresif yang kuat, sehingga mempunyai kedudukan penting dalam
pertunjukan musik tradisional. Menurut catatan kitab sejarah, sebelum abad
menengah, di sejumlah negara Arab di kawasan Timur Tengah terdapat semacam alat
musik yang dimainkan dengan pukul dawainya.
Yangqin terutama dibuat dengan kayu,
dengan tubuhnya berbentuk satu kotak yang mirip seekor kupu-kupu, maka alat
musik ini pun dijuluki sebagai "alat musik kupu-kupu".
ALAT MUSIK PUKUL
a.
Alat musik pukul yang mempunyai nada,
contoh :
1.
Kolintang

Kolintang
adalah salah satu alat musik tradisional masyarakat Minahasa di Sulawesi Utara.
Alat musik ini terbuat dari kayu khusus yang disusun dan dimainkan dengan cara
dipukul.
2.
Perangkat gamelan
Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan
metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada
instrumennya atau alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang
diwujudkan dan dibunyikan bersama. (wikipedia)
3.
Calung
Calung
merupakan alat musik tradisional Jawa Barat yang terdiri dari deretan tabung
bambu yang disusun berurutan dengan tangga nada pentatonik dan dimainkan dengan
cara memukul bagian bilah atau tabungnya
4.
Xylophone
Xylophone
adalah instrumen sejenis gambang yang terdiri dari bilahan-bilahan (papan) dari
kayu. Bilahan-bilahan tersebut tersebut tersusun seperti tuts pada instrumen
piano. Dibawah papan terdapat pipa-pipa yang berfungsi untuk sebagai
resonansinya.
Cara memainkan xylophone adalah dengan dipukul menggunakan dua buah tongkat yang ujungnya berbentuk bulat (mallet). Bagi seorang pemain xylophone profesional, mallet yang digunakan dapat lebih dari dua.
Cara memainkan xylophone adalah dengan dipukul menggunakan dua buah tongkat yang ujungnya berbentuk bulat (mallet). Bagi seorang pemain xylophone profesional, mallet yang digunakan dapat lebih dari dua.
5.
Vibraphone
Suatu
vibraphone adalah "suatu instrumen perkusi memiliki bentuk yang menyerupai
xylophone tetapi dengan bilahan metal dan pipa-pipa resonator sebagai sustain
nada hingga menghasilkan vibrasi". Cara memainkan instrumen ini adalah
dengan memukul bilahan metal menggunakan mallet. Pemain juga dapat menekan
pedal sustain, sesuai yang ditunjukkan dari notasi sampai pedal diangkat.
Vibrapone ditemukan pada awal abad ke-20 yang dimainkan oleh musisi jazz
terkenal seperti Lionel Hampton dan Milt Jackson.
6.
Bellyra
7.
Glockenspiel
b. Alat musik pukul tidak mempunyai nada, contoh :
1.
Gendang
Gendang atau kendhang adalah instrumen dalam gamelan Jawa
Tengah dan Jawa Barat yang salah satu fungsi utamanya mengatur irama.
2. Ketipung
Ketepong atau Ketipung adalah alat musik gendang kecil
pengaruh dari Timur Tengah dan biasanya mengiringi lagu-lagu berbau Timur
Tengah. Dan ketipung ini manjadi alat musik khas dari Kalimantan Timur
3. Rebana
Rebana (bahasa Jawa: terbang) adalah gendang berbentuk bundar
dan pipih yang merupakan khas suku melayu. Bingkai berbentuk lingkaran terbuat
dari kayu yang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulit
kambing.
4. Tamborin
Tamborin adalah alat musik perkusi yang dimainkan dengan cara
ditabuh dan digoyangkan. Tamborin menghasilkan suara gemerincing yang dapat
dipadukan dengan suara tabuhan dari bagian membrannya. Tamborin terbuat dari
bingkai kayu bundar yang dilengkapi dengan membran pelapis dari kulit sapi atau
plastik.
5. Simbal (Cymbal)
Simbal adalah sebuah alat musik yang telah dimainkan sejak
Zaman kuno. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul. Jenis alat musik
seperti itu di sebut juga perkusi.Pembuat simbal terkanal dari Turki hingga
kini membuat simbal dari campuran logam dengan rumus campuran tetap dan dijaga
kerahasianya.
6. Timpani
7. Triangle
8. Kastanyet
Kastanyet adalah alat musik ritmis yang digunakan untuk
mengiringi tarian-tarian spanyol yang teridiri dari sepasang kepingan kayu
keras berbentuk cekung. Cara memainkan alat musik ritmis kastanyet adalah
dengan cara menepuk-menepuk tangan kiri yang diletakkan kastanyet dengan
menggunakan tangan kanan.
9. Gong
10. Konga
11. Drum Set
ALAT MUSIK PETIK
1. Gitar
Gitar merupakan alat musik petik
yang paling terkenal. Hampir negara di seluruh dunia mengenal alat musik
ini.Pada umumnya badan & leher gitar terbuat dari bahan kayu dan memiliki 6
dawai untuk dipetik. Untuk mendapatkan nada yang indah, cara memainkannya tidak
hanya dipetik namun juga dapat digenjreng menggunakan jari.
Terdapat 144 chord pada
gitar yang harus digunakan sesuai kebutuhan untuk mendapatkan bunyi atau
nada yang sesuai. Gitar sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu gitar akustik
dan gitar elektrik.
Keduanya memiliki perbedaan yang
mencolok dibagian bunyi yang dihasilkan, ukuran, teknologi yang digunakan
hingga harga atau rupiah yang dibutuhkan untuk mendapatkan keduanya.
Untuk dapat memainkan gitar terlebih
dahulu kita harus mengetahui kunci nada yang ada pada gitar setelah mengetahui
bagian-bagian alat musik ini tentunya. Lima jari tangan kanan ditempatkan pada
bagian leher dan tangan yang lain pada bagian badan untuk memetik dawai. atau
pun dapat sebaliknya jika pemain kidal.
2. Ukulele
Sepintas,
alat musik ini mirip sekali dengan gitar. Namun sebenernya ukulele memiliki
ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan gitar. alat musik ini menjadi
instrumen utama dalam musik keroncong. Ukulele merupakan alat musik tradisional
yang berasal dari Hawaii.
Ukulele
memiliki berbagai ukuran. Pada umumnya ada empat jenis yaitu Soprano (21
Inchi), concert (23 Inchi), Tenor (26 Inchi) dan Baritone (30 Inchi).
Alat musik
dengan ukuran sekitar 20 Inchi ini memiliki suara yang khas dan banyak
dimainkan oleh band atau penyanyi indie asal Indonesia contohnya Budi Doremi,
Sky Sucahyo, Payung Teduh, dll.
Grace
Vanderwall asal Amerika yang memenangkan sebuah ajang kompetisi juga
mengandalkan ukulele untuk membuat lagu dan melakukan pertujukan. Bisa dibilang
alat musik ini kecil-kecil cabe rawit. Mudah dimainkan tapi dapat menghasilkan
nada yang indah dan khas jika tepat menggunkannya.
3. Kecapi

Alat musik
ini juga merupakan alat musik tradisional. Instrumen yang berasal dari dataran
sunda ini rasanya begitu terkenal bukan hanya oleh orang jawa barat namun juga
penduduk pulau jawa.
Jumlah
dawainya bermacam-macam, mulai dari 15 – 20 dawai, tergantung ukuran dan jenis
kecapinya sendiri. Berdasarkan bentuknya, kecapi dibagi menjadi 2 yaitu, Kecapi
Parahu dan Kecapi Siter.
Kedua
menggunakan dawai yang diikatkan pada bagian kanan kotak yang berfungsi sebagai
tone kontrol. Sedangkan berdasarkan fungsinya, kecapi ini dibagi menjadi 2
yaitu Kecapi Indung dan Kecapi Rincik dimana Kecapi Rincik memiliki ukuran yang
lebih kecil dibandingkan dengan Kecapi Indung. Teknik memetik Kecapi ternyata
juga beragam loh, ada teknik petikan dijambret, teknik sintreuk toel dan teknik
petikan dijeungkalan.
4. Shamisen

Shamisen
adalah alat musik petik khas jepang yang memiliki arti tiga garis, berbeda
dengan gitar atau ukulele, shamisen hanya mempunyai 3 buah dawai dan dipetik
menggunakan bachi.
Alat musik
ini terdiri dari 3 bagian utama yaitu Do (badan), Sao (Leher) dan Itomoki
(pasak). Yang unik dari alat musik ini adalah bagian tubuh shamisen yang
dilapisi oleh kulit perut kucing betina atau kulit punggung anjing, namun
beberapa Shamisen dibuat menggunakan plastik juga.
Dawai atau
senar yang digunakan berbeda dengan senar yang digunakan pada gitar, dawainya
terbuat dari sutra yang dipilin-pilin hingga dapat menghasilkan suara yang
diinginkan.
5. Harpa
Harpa
merupakan salah satu alat musik tertua di dunia. Pada umumnya harpa memiliki
bentuk segitiga dan berwarna emas. Harpa memiliki tiga bagian utama yaitu sound
board, Neck dan String. Dengan jumlah senar atau dawai
yang bervariasi mulai dari 22 sampai dengan 47 buah senar. Harpa biasanya
dimainkan pada orkestra atau dapat dimainkan secara tunggal juga.
Pada
perkembangannya Harpa memiliki banyak revolusi. Misalnya saja, pada awal tahun
1500 SM senar atau dawai harpa dibuat dari rambut atau serat tanaman yang
dikaitkan pada disisiya. Berbeda dengan jaman sekarang yang sudah menggunakan
Usus binatang atau Nylon dan untuk ukuran yang lebih kecil dilapisi oleh kawat.
Yang unik
dari Harpa adalah bahwa pemainnya selalu dikaitkan dengan malaikat-malaikat
sehingga ada yang menyebut harpa sebagai alat musik dari surga.
6. Harp Guitar
Harp
Guitar atau Gitar Harpa adalah penggabungan dari dua buah alat musik, yaitu
harpa dan gitar. Bentuknya mirip sekali dengan gitar, hanya saja dibagian
atasnya ada alat musik lain yaitu harpa. Seperti halnya gitar, Harp Guitar juga
terdiri dari 2 jenis yaitu akustik dan elektrik.
Pada umumnya
pemain Harp Guitar akan dapat memainkan gitar dengan mudah, namuan belum tentu
dengan pemian gitar, mungkin akan sedikit kesulitan karena tambahan ekstensi
harpanya. Pemain Harp Guitar yang terkenal diantaranya, Dave Rex Powell &
Tom Shinness, dll.
Harp Guitar
bisa dimainkan oleh satu orang atau lebih. Karena alat musik ini merupakan
penggabungan dari dua buah alat musik, biasanya pemain musik berkolabolari
memainkan alat musik ini secara bersamaan.
7. Sasando
Sasando
merupakan alat musik tradisional yang berasal dari pulau Rote, Nusa Tenggara
Timur. Bunyi yang dihasilkan oleh alat musik ini mirip dengan alat musik petik
lainnya namun harmoni nada yang dikhasilkan akan memiliki rasa yang berbeda.
Bentuknya
yang unik rasanya akan membuat kita mudah mengenali alat musik satu ini.
Sasando memeiliki beberapa jenis yang dapat dibedakan berdasarkan jumlah dawai
yang dimilikinya. Diantaranya, Sasando Engkel (28 dawai), Sasando Dobel (56 –
84 Dawai), dll. Dalam perkembangannya sasando sudah dapat dijumpai dalam bentuk
elektrik.
Sasando
biasa dimainkan dalam acara-acara adat atau tradisional di NTT. Namun permainan
sasando juga dapat ditampilkan secara tunggal seperti yang pernah dilakukan
Berto Pah, seorang pemain sasando yang menampilkan permainan tunggal sasando di
atas panggung besar.
8. Banjo
Bentuknya
sedikit mirip dengan Shamisen, namun Banjo memiliki jumlah dawai dari 4 – 6
seperti gitar dan dikembangkan oleh budak-budak Afrika di Amerika Selatan.
Sesuai dengan daerah asalnya, Banjo biasa digunakan untuk mengiringi musik
country yang merupakan musik khas amerika selatan.
Alat Musik
ini banyak digunakan pada aliran musik country atau bluegrass bahkan folk.
Dalam beberapa kali kesempatan pun Penyanyi kenamaan Taylor Swift sering
membawakan lagu dengan instrument Banjo ini.
9. Gambus
Alat musik
tradisional dari Timur Tengah ini rasanya tidak asing, bukan? Tidak hanya di
Timur Tengah namun Gambus juga kerap digunakan di beberapa daerah di Indonesia.
Alat musik
ini biasanya digunakan untuk mengiringi tarian zapin pada acara-acara tertentu.
Gambus biasanya dimainkan untuk musik-musik islami. Selain dimainkan secara
tunggal untuk mengiringi tarian Zapin, Gambus juga dapat dikolaborasikan pada
musik Band degan alat musik lain seperti yang dilakukan oleh Mustafa Debu.
Namun, meski
berasal dari Timur Tengah, alat musik petik ini juga cukup terkenal di suku
melayu. Fungsi alat musik ini dalam musik tradisional melayu antara lain :
1.
Memberikan
nilai atau nuansa islami pada musik melayu.
2.
Kehadiran
Gambus menambahkan warna baru pada musik melayu.
3.
Menambahkan
wawasan tentang keislamian timur tengah yang juga berada pada musik melayu.
4.
Sebagai
bahan penelitian.
10. Hasapi
Hasapi ini
tentu saja bukan kecapi. Hasapi adalah alat musik petik tradisional khas Batak
Toba dan sering disebut kecapi batak karena bentuknya yang mirip sekali dengan
kecapi khas sunda.
Meski begitu
Hasapi dan Kecapi jelaslah berbeda, mulai dari ukuran hingga jumlah dawainya.
Pada umumnya terdapat dua jenis Hasapi yaitu Hasapi Ende dan Hasapi Doal.
Biasanya Hasapi dimainkan pada acara musik di sebuah acara pernikahan.
Tidak banyak
orang yang dapat menggunakan alat musik ini. Alat musik ini tergolong kedalam
alat musik ritmis karena tidak menggunakan tangga nada. Biasanya Hasapi dibuat
dari kayu Ijor yang dengan mudah didapatkan di pinggiran danau toba. Terkadang
Badan Hasapi ini diberi ukiran tertentu sebagai hiasan.
11. Gayageum
Yaitu
kecapi yang memiliki 12 senar. Alat musik petik ini merupakan alat musik
tradisional yang berasal dari negeri gingseng, Korea.
Berdasarkan
bunyi yang dikeluarkannya Gayageum dibagi menjadi 2 jenis yaitu Sanjo dan Jeongak.
Perbedaannya tertelat pada penggunaannya.
Sanjo
digunakan untuk pertunjukan solo sedangkan Jeongak untuk orkestra. Selain
Gayageum, masih banyak lagi alat musik petik korea yang serupa, seoerti
Geomungo, Geum, Seul, Yanggeum. Perbedaannya hanyalah jumlah senar yang
digunakannya.
12. Sanxian
Sanxian
adalah alat musik petik asal Tionghoa yang memiliki 3 buah dawai. Yaang unik
dari alat musik ini adalah body yang terbuat dari kulit ular
dan memiliki bagian leher seperti gitar.
13. Dan Bau
Vietnam
juga memiliki alat musik petik tradisional loh! uniknya alat musik ini hanya
memiliki satu kord atau satu kunci nada.
Alat musik
ini dibuat menggunakan empat bahan dasar yaitu tabung kayu bambu, balok kayu,
setengah potong batok kelapa dan benang sutra. Meski saat ini banyak modifikasi
yang dilakukan hingga Dan Bau tidak benar-benar dibuat dengan alat tradisional.
14. Sampek
Selain
sasando, Indonesia juga memiliki sampek sebagai alat musik petik tradisional
lainnya. Sampek berasal dari suku dayak. Seperti kebanyakan alat musik
tradisional lainnya, sampek juga terbuat dari bahan-bahan alami seperti Kayu.
Kayu yang
digunakan adalah kayu ulin, kayu kapur atau kayu arrow. Sampek memiliki 3 – 6
dawai. Alunan musik yang dikeluarkan oleh sampek biasanya turut mengiringi
proses upacara adat atau tarian tradisional suku dayak.
Sampek ini
kerap dimainkan pada acara rakyat atau gawai padai (adat ritual atas hasil
panen). Sampek dimainkan untuk mengiringi tarian yang disguhkan ketik aacara
berlangsung. Sampek bisa dimainkan oleh satu orang atau lebih.
Cara
pembuatan alat musik ini cukup rumit dan kayu yang digunakan juga harus
benar-benar dipilih. Kayu yang dapat digunakan untuk pembuatan alat musik ini
diantaranya kayu pelaik atau yang sering disebut kayu gabus, atau bisa
menggunakan jenis kayu keras seperti nangka. Semakin keras kayu yang
digunakan semakin bagus bunyi yang dikeluarkan alat musik ini.
15. Pipa
Satu lagi
alat musik petik tradisional Tionghoa. Alat musik yang unik ini memili bentuk
benyerupai buah pir dan memiliki 4 – 5 dawai. Alat musik ini telah ada sejak
jaman Dinasti Qin atau sekitar tahun 221 – 206 SM.
ada 12 nada
standar yang dapat dimainkan alat musik ini. Alat musik ini mulai rama
dimainkan pada jaman Dinasti Tang. Pipa kerap dimainkan pada setiap acara
kerajaan. Pada perkembangannya Pipa memiliki banyak perubahan, baik pada
bentuknya, jumlah fretnya, dan cara memainkannya.
LAGU ANAK – ANAK
#1 Ambilkan Bulan Bu
Do=G
G
Ambilkan bulan bu
C
Ambilkan bulan bu
G D
yang slalu bersinar di langit
G C
Dilangit bulan berderang,
Am D
Cahyanya sampai ke bintang
G
Ambilkan bulan bu
C
Untuk menerangi
G
tidurku yang lelap
D G
di malam gelap
G
Ambilkan bulan bu
C
Ambilkan bulan bu
G D
yang slalu bersinar di langit
G C
Dilangit bulan berderang,
Am D
Cahyanya sampai ke bintang
G
Ambilkan bulan bu
C
Untuk menerangi
G
tidurku yang lelap
D G
di malam gelap
#2 Ampar-Ampar Pisang
C G
Ampar-ampar pisang
C
Pisangku balum masak
F C G C
Masak sabigi dihurung bari-bari
F C G C
Masak Sabigi dihurung bari-bari
C G
Manggalepak, manggalepok
C
Patah kayu bengkok
F C
Bengkok di makan api
G C
Apinya kakurupan
F C
Bengkok di makan api
G C
Apinya kakurupan
G C
Nang mana batis kutung, dikitip bidawang
G C
Nang mana batis, kutung dikitip bidawang
#3 Anak Gembala
C G C G
Aku adalah anak gembala
C F C G
Selalu riang serta gembira
C G C G
Karena aku senang bekerja
C F G C
Tak pernah malas ataupun lengah
C G C
Tralala la la la la
C G C
Tralala la la la la la la
#4 Balonku
C
Balonku ada lima
G C
Rupa-rupa warnanya
F C
Hijau kuning kelabu
G C
Merah muda dan biru
C
Meletus balon hijau DOR
G C
hatiku sangat kacau
F C
balonku tinggal empat
G C
ku pegang erat-erat
#5 Bangun Tidur
C G
Bangun tidur ku terus mandi
C
Tidak lupa menggosok gigi
C G
Habis mandi ku tolong ibu
C
Membersihkan tempat tidurku
#6 Bintang Kecil
C
Bintang kecil di langit yang biru
G
Amat banyak menghias angkasa
C F
Aku ingin terbang dan menari
C G C
Jauh tinggi ke tempat kau berada
#7 Burung Hantu
C G C
Mata hari terbenam hari mulai malam
C G C
Terdengar burung hantu suaranya merdu
C G C
Kukuk, kukuk, kukuk kukuk kukuk
C G C
Kukuk, kukuk, kukuk kukuk kukuk
#8 Burung kakak tua
C G
Burung kakak tua
G C
Hinggap di jendela
C G
Nenek sudah tua
G C
Giginya tinggal dua
C
Trek-jing... Trek-jing
F
Trek-jing tralala...
G
Trek-jing... Trek-jing
C
Trek-jing tralala...
C
Trek-jing... Trek-jing
F
Trek-jing tralala...
G F C
Burung kakak tua
#9 Di sini senang Di sana
Senang
C
Di sini senang, di sana senang
C G
Di mana-mana hatiku senang
G
Di sini senang, di sana senang
G C
Di mana-mana hatiku senang
F C G C
Lalala lalalala lalala lalalala lalala lalalala lalala la
F C G C
Lalala lalalala lalala
lalalala lalala lalalala lalala la
#10 Desaku
C G C
Desa ku yang ku cinta,
C G C
pujaan hatiku
G C Am
Tempat ayah dan bunda
Dm C
dan handai taulanku
C G C
Tak mudah ku lupakan
C G C
Tak mudah bercerai
F C Am
Selalu ku rindukan
C G C
Desaku yang permai
LAGU DAERAH
Soleram
G
Soleram
G D
Soleram
D
Soleram
D G
Anak yang manis
G C G C
Anak manis janganlah dicium sayang
. G D G
Kalau dicium merah lah pipinya
Soleram
G D
Soleram
D
Soleram
D G
Anak yang manis
G C G C
Anak manis janganlah dicium sayang
. G D G
Kalau dicium merah lah pipinya
G
Soleram
G D
Soleram
D
Soleram
D G
Anak yang manis
G C G C
Anak manis janganlah diganggu sayang
. G D G
Kalau diganggu marahlah mamanya
Soleram
G D
Soleram
D
Soleram
D G
Anak yang manis
G C G C
Anak manis janganlah diganggu sayang
. G D G
Kalau diganggu marahlah mamanya
G
Satu dua
G D
Tiga dan empat
D
Lima enam
D G
Tujuh delapan
G C G C
Kalau tuan dapat kawan baru sayang
. G D G
Kawan lama jangan ditinggalkan
Satu dua
G D
Tiga dan empat
D
Lima enam
D G
Tujuh delapan
G C G C
Kalau tuan dapat kawan baru sayang
. G D G
Kawan lama jangan ditinggalkan
Rambadia
G
Am
Rambadia ramba munadaito
D G
Rio rio ramba naposo
G Am
Marga dia marga munadaito
D G
Sapa sapa naso umboto
Rambadia ramba munadaito
D G
Rio rio ramba naposo
G Am
Marga dia marga munadaito
D G
Sapa sapa naso umboto
D
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
D
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
D
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
G
Am
Ramba anggo ramba nami daito
D G
parasaran ni amba roba
G Am
Marga anggo nami daito
D G
inda datar pa boa boa
Ramba anggo ramba nami daito
D G
parasaran ni amba roba
G Am
Marga anggo nami daito
D G
inda datar pa boa boa
D
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
D
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
D
Ala tipang tipang tipang polo labaya
D G
Ala rudeng rudem rudem rudempong
Gelang Sipatu Gelang
G
D
Gelang, sipatu gelang
C G
Gelang, Sirama-rama
Gelang, sipatu gelang
C G
Gelang, Sirama-rama
C
G
Mari pulang, marilah pulang
G C G
Marilah pulang, bersama-sama
Mari pulang, marilah pulang
G C G
Marilah pulang, bersama-sama
Kampuang Nan Jauh Di Mato
G
Kampuang nan jauh di mato
G D
Gunuang Sansai Baku Liliang
G C
Takana Jo Kawan, Kawan Nan Lamo
G D G
Sangkek Basu Liang Suliang
Kampuang nan jauh di mato
G D
Gunuang Sansai Baku Liliang
G C
Takana Jo Kawan, Kawan Nan Lamo
G D G
Sangkek Basu Liang Suliang
G
Panduduknya nan elok nan
G D
Suko Bagotong Royong
G C
Kok susah samo samo diraso
G D G
Den Takana Jo Kampuang
Panduduknya nan elok nan
G D
Suko Bagotong Royong
G C
Kok susah samo samo diraso
G D G
Den Takana Jo Kampuang
G
Takana Jo Kampuang
G C D
Induk Ayah Adik Sadonyo
G C
Raso Mangimbau Ngimbau Den Pulang
G D G
Den Takana Jo Kampuang
Takana Jo Kampuang
G C D
Induk Ayah Adik Sadonyo
G C
Raso Mangimbau Ngimbau Den Pulang
G D G
Den Takana Jo Kampuang
LAGU NASIONAL
GUGUR BUNGA (Ismail Marzuki)
Intro : Dm G C G D G E
Am
Dm Am
betapa hatiku takkan pi-lu
E
F
E
telah gugur...pahlawanku
Dm
G
C
betapa hatiku tak akan sedih
G
D
G E
hamba ditinggal sendiri
Am
Dm Am
siapakah kini plipur la-ra
E F
E
nan setia...dan perwira
Dm
G
C
siapakah kini pahlawan hati
G
C
pembela bangsa sejati
Reff:
G
C
telah gugur pahlawanku
D
G
C
tunai sudah janji bakti
G
C
gugur satu tumbuh sribu
D G
C E
tanah air jaya sakti
Am
Dm Am
gugur bungaku di taman bak-ti
E F
E
di hariba..an pertiwi
Dm
G
C
harum semerbak menambahkan sari
G
C
tanah air jaya sakti..
Musik: G C D G C
G C D G C E
Am
Dm Am
betapa hatiku takkan pi-lu
E
F
E
telah gugur...pahlawanku
Dm
G
C
betapa hatiku tak akan sedih
G
D
G E
hamba ditinggal sendiri
Am
Dm Am
siapakah kini plipur la-ra
E F
E
nan setia...dan perwira
Dm
G
C
siapakah kini pahlawan hati
G
C
pembela bangsa sejati
Reff:
G
C
telah gugur pahlawanku
D
G
C
tunai sudah janji bakti
G
C
gugur satu tumbuh sribu
D G
C E
tanah air jaya sakti
Am
Dm Am
gugur bungaku di taman bak-ti
E F
E
di hariba..an pertiwi
Dm
G
C
harum semerbak menambahkan sari
G
C
tanah air jaya sakti..
Tanah
Airku (Cipt Ibu Soed)
Intro : C F Dm F C G C - G
C F C
Tanah airku tidak kulupakan
Dm G C
Kan terkenang selama hidupku
F C
Biarpun saya pergi jauh
Dm G C
Tidak kan hilang dari kalbu
C F Dm F
Tanah ku yang kucintai
C G C
Engkau kuhargai
C F C
Walaupun banyak negri kujalani
Dm G C
Yang masyhur permai dikata orang
F C
Tetapi kampung dan rumahku
Dm G C
Di sanalah kurasa senang
C F Dm F
Tanahku tak kulupakan
C G C
Engkau kubanggakan..
C F C
Tanah airku tidak kulupakan
Dm G C
Kan terkenang selama hidupku
F C
Biarpun saya pergi jauh
Dm G C
Tidak kan hilang dari kalbu
C F Dm F
Tanah ku yang kucintai
C G C
Engkau kuhargai
C F C
Walaupun banyak negri kujalani
Dm G C
Yang masyhur permai dikata orang
F C
Tetapi kampung dan rumahku
Dm G C
Di sanalah kurasa senang
C F Dm F
Tanahku tak kulupakan
C G C
Engkau kubanggakan..









































No comments:
Post a Comment